Breaking News
Home / Blog / Perawatan setelah Khitan dengan Metode Klamp di Baitul Khitan Kediri

Perawatan setelah Khitan dengan Metode Klamp di Baitul Khitan Kediri

Baitul Khitan Kediri – Tahap paling penting setelah khitan adalah perawatan, sehingga pengetahuan dan peranan orangtua dalam melakukan tahap perawatan ini turut mempercepat proses penyembuhan. Apabila saat perawatan tidak dilakukan dengan baik dan benar, akan memperlambat proses penyembuhan.

Khitan klamp terbaik di Kediri
Khitan klamp terbaik di Kediri

Berikut beberapa tahap perawatannya.

  • Setelah pasien dikhitan dianjurkan untuk beristirahat sejenak sebelum beraktifitas seperti biasa seperti bermain, sekolah, bepergian, bekerja, dsb.
  • Segera meminum obat anti-nyeri yang diberikan untuk menghindari rasa sakit setelah obat bius tidak bekerja lagi.
  • Senantiasa menjaga kebersihan tubuh dan juga alat Smart Klamp dengan mandi seperti biasa secara teratur. Jika memungkinkan gunakan air mandi yang dicampurkan dengan antiseptik cair untuk membantu menghindari bakteri atau mikroba.
  • Ketika mandi atau setiap sesudah buang air kecil, bersihkan kepala penis (glans) dan sisi dalam tabung Smart Klamp dari kotoran atau sisa air kencing dengan menggunakan air bersih. Selanjutnya keringkan dengan handuk atau bahan yang menyerap air (misalnya: tisu) agar tidak menjadi lembab.
  • Sesudah mandi, dianjurkan untuk membubuhkan betadine atau alkohol di sekitar luka bekas khitan dengan menggunakan cotton bud atau kasa steril.

Perawatan pelepasan alat
Alat dilepas pada hari ke-5 atau sesuai anjuran dokter. Pelepasan alat dapat dilakukan di rumah atau di dokter.

  1. Tahap pertama adalah membuka klamp pengunci yang berwarna putih.
  2. Klamp pengunci dipotong kedua sisinya dengan gunting kuku yang tajam.
  3. Setelah terpotong, tarik dan lepaskan klamp pengunci. Bila sulit berikan beberapa tetes baby oil pada klamp bagian bawah.
  4. Tahap kedua adalah melepaskan tabung yang masih menempel pada kulit penis.
  5. Untuk mempercepat pelunakan kulit luka/necrotic, maka dianjurkan pula berendam di air hangat yang dicampur dengan PK atau obat antiseptik (Dettol) selama 30 menit. Setelah itu tabung diputar ke kiri dan ke kanan secara perlahan (seperti gerakan membuka dan menutup tutup botol, tapi jangan dipaksa). Jika tabung belum bisa diputar, ulang perendaman seperti di atas.
  6. Setelah itu kulit luka akan melunak sehingga tabung mudah dilepaskan. Tabung siap dilepaskan bila sudah dapat diputar.
  7. Cara melepaskan tabung adalah dengan memetik atau “memotek” yaitu mengarahkannya ke kiri atau kanan, ke atas atau ke bawah (tabung jangan dicabut).
  8. Bila tahapan di atas sudah dilakukan tetapi tabung tidak bisa dilepas, mohon menghubungi klinik untuk konfirmasi jadwal pelepasan tabung.

Perawatan setelah pelepasan alat

  • Setelah tabung Smart Klamp lepas, luka sudah mengering sehingga tidak memerlukan perawatan khusus.
  • Bekas luka khitan akan berbentuk seperti cincin berwarna kehitaman yang merupakan jaringan mati (necrotic) yang tidak berfungsi lagi. Jaringan ini akan terlepas dengan sendirinya dalam beberapa hari. Jangan melepaskan necrotic secara paksa agar menghindari luka yang terbuka.
  • Jaga bekas luka khitan agar tetap bersih dan kering dengan mandi secara teratur dan mengeringkannya dengan baik.
  • Sehabis mandi disarankan untuk mengkompres luka bekas khitan atau necrotic selama 1 – 2 menit dengan kain kasa steril yang dibubuhi sedikit saja Betadine.
  • Gunakan celana dalam yang sedikit ketat dan hadapkan penis ke atas.
  • Jika terdapat keluhan segera menghubungi atau kontrol ke dokter.

Beberapa hal penting untuk diketahui

  1. Pada beberapa pasien akan timbul inflamasi/pembengkakan. Hal ini adalah wajar selama tidak terjadi infeksi. Bengkak tersebut akan mengecil dengan sendirinya. Tindakan yang paling mudah dilakukan oleh pasien adalah mengurangi aktifitas seperti berlari dan aktifitas lain yang berpengaruh langsung terhadap pembengkakan. Apabila dalam beberapa hari bengkak tersebut malah makin membesar, segera konsul kepada dokter untuk mendapatkan informasi pengobatan selanjutnya.
  2. Pada umumnya necrotic/jaringan kulit mati yang terjadi karena penggunaan sistem klamp, akan segera mengering dan menyatu dengan sendirinya dengan kulit penis setelah 5 – 7 hari pelepasan klamp. Mekanisme kerja necrotic/jaringan kulit mati ini sama dengan mekanisme pada tali pusar bayi pada ibu yang baru melahirkan. Tapi pusar bayi tersebut akan mengering dan menyatu dengan kulit setelah beberapa hari.
  3. Bekas luka khitan dapat menjadi basah atau benyek apabila jaringan necrotic terlepas paksa akibat gesekan dan ereksi atau akibat kondisi lembab pada bekas luka dikarenakan keringat yang berlebih atau tidak dikeringkan pada saat buang air kecil sesudah mandi. Bila terjadi hal tersebut maka disarankan untuk mengkompres luka yang basah dengan kain kasa steril yang dibubuhi sedikit Revanol (kompres kering/kain kasa diperas) sebanyak 10 kali per hari hingga luka sembuh. Bila perlu berikan krim antibiotik.
  4. Bekas luka khitan basah dan seperti bernanah. Hal ini biasanya disebabkan tidak sempurnanya pengeringan setelah mandi atau buang air kecil. Oleskan salep antibiotik pada luka.
  5. Beberapa hari setelah tabung dilepas akan tampak kulit sebelah dalam berbentuk seperti cincin yang melingkar (oedem) dan berwarna agak kemerahan tetapi tidak menimbulkan rasa sakit. Kondisi seperti ini adalah normal dan oedem tersebut akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.
  6. Bila pasien merasa sakit pada saat buang air kecil biasanya terjadi pada pasien penderita fimosis (pelengketan kulit pada kepala penis dan ujung kulup yang sempit). Pada saat dikhitan, kulit yang lengket tersebut dibuka sehingga terdapat iritasi pada kepala penis. Iritasi yang terkena air kencing akan mengakibatkan rasa perih. Biasanya hal ini hanya dirasakan pada hari pertama saja. Berikan obat analgesik (penghilang nyeri). Apabila setelah 2 × 24 jam setelah khitan masih terasa sakit maka segera konsul ke dokter.
  7. Bila pasien sulit buang air kecil sesudah dikhitan, maka hal ini biasanya diakibatkan karena faktor psikis. Segera konsul ke dokter apabila dalam 1 × 24 jam masih sulit buang air kecil.
  8. Setelah tabung dilepas, anak terkadang mengeluh sakit saat mengenakan celana. Sebenarnya hal ini adalah wajar terjadi akibat adanya gesekan antara kain dengan kepala penis, di mana pada saat sebelum dikhitan kepala penis tertutup oleh kulit kulup, dan setelah dikhitan kepala penis menjadi terbuka dan masih terasa sensitif, geli, atau ngilu. Pada saat selanjutnya kepala penis akan beradaptasi dengan gesekan kain.
  9. Selama proses penyembuhan, pasien diperbolehkan untuk tetap melakukan rutinitas hariannya dengan wajar. Seperti berlibur, bersekolah, atau bekerja (bagi dewasa).

Demikian Tips Perawatan setelah Khitan dengan Metode Klamp.

 

Recent search terms:

,,sunat smart klamp bengkak,bengkak setelah sunat smart klamp,penyembuhan sunat smart klamp,sunat klamp,metode khitan smart klamp di belitang,proses penyembuhan sunat smart klamp,perawatan sunat smart klamp,abis sunat klem bengkak diobatin apa,sunat kla,gambar hasil sunat klem smart,sunat,sunat klam,buka smart klamp sakit,bagaimana cara melepaskan tabung smartklamp agar tidak bahaya n sakit,hasil sunat smart klamp,perawatan setelah sunat cincin pd balita,perawatan khitan smart klamp setelah lep,perawatan khitan smart klamp,tips perawatan sehabis sunat klamp,penyembuhan setelah lepas klem,penyembuhan hbs khitan khususnya smart klamp,pengobatan sunat klamp yg bengkak dan bernananh,pelepasan tabung klamp,pelepasan sunat klmp,pelepasan cincin khitan klamp

About blunix

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *